Sisi Lain

Food & Drink Blogs
Diberdayakan oleh Blogger.

7 Nov 2011

| 0 komentar

Tenang jangantakut kotor kan ada "#$%&^" kata seorang ibu pada iklan salah satu produk deterjen. Tapi tahukah anda ada apa dibalik deterjen, yang digunakan sehari-hari untuk mencuci. Unsur-unsur apa saja yang ada dalam deterjen? Lalu sebaiknya bagaimana kita memakai deterjen? 

Unsur penyusun deterjen 

Detergen adalah campuran berbagai bahan, yang digunakan untuk membantu pembersihan dan terbuat dari bahan-bahan turunan minyak bumi. Padaumumnya, detergen mengandung bahan-bahan berikut: 

Surfaktan (surface active agent) merupakan zat aktifpermukaan yang mempunyai ujung berbeda yaitu hidrofil (suka air) dan hidrofob (suka lemak). Bahan aktif ini berfungsi menurunkan tegangan permukaan air sehingga dapat melepaskan kotoran yang menempel pada permukaan bahan. 

Builder (pembentuk) berfungsi meningkatkan efisiensi pencuci dari surfaktan dengan cara menon-aktifkan mineral penyebab kesadahan air. 

Filler (pengisi) adalah bahan tambahan deterjen yang tidak mempunyai kemampuan meningkatkan daya cuci, tetapi menambah kuantitas. Contoh Sodium sulfat. 

Aditif adalah bahan suplemen / tambahan untuk membuat produk lebih menarik, misalnya pewangi, pelarut, pemutih, pewarna dst, tidak berhubungan langsung dengan daya cuci deterjen. Additives ditambahkan lebih untuk maksud komersialisasi produk. Contoh : Enzim,Boraks, Sodium klorida, Carboxy Methyl Cellulose (CMC).

Bagaimana cara menggunakan deterjen?

Banyak orang beranggapan bahwa banyak deterjen=pakaian bersih. Jika sobat beranggapan yang sama maka sebaiknya anda rubah pola piker sobat kearah yang lebih modern. Penting untuk diketahui, terlalu banyak deterjen malah bisa membuat pakaian menjadi kumal; mesin cepat rusak. Deterjen bisa meninggalkan residu dan membuat kotoran malah menempel pada pakaian dan mesin cuci. Kombinasi  tidak seimbang antara banyak deterjen dan sedikit air bisa membuat bakteri berkembang biak, dan menimbulkan bau apek. Warna bisa cepat pudar, dan bulu-bulu bisa menempel di pakaian.

Produkdeterjen saat ini sebenarnya sudah dikonsentrat, sehingga dalam mencuci tidak perlu menggunakan banyak deterjen, disisi lain mesincucipun telah desain untuk lebih efisien dan efektif dalam mencuci.

Jadi sebaiknya sebelum mencuci baca aturan pakai deterjen terlebih dahulu untuk hasil yang maksimal.

Baca Juga;
Mencuci Bersih Tanpa Deterjen 

0 komentar:

Posting Komentar

PENTING!
Komentar Sobat Menjadi Jalan Bagi Saya Untuk Mengunjungi Blog Sobat