Sisi Lain

Food & Drink Blogs
Diberdayakan oleh Blogger.

4 Nov 2011

| 0 komentar
Hakikat model pembelajaran akan dibahas beberapa bagian, yaknipembelajaran kooperatif, unsur-unsur pembelajaran kooperatif, dan perbedaanpembalajaran kooperatif dengan pembelajaran tradisional.

1.        Pembelajaran Kooperatif
Pembelajarankooperatif adalah pembelajaran yang secara sadar dan sengaja mengembangkaninteraksi yang saling asuh antara siswa untuk menghindari ketersinggugan dankesalahpahaman yang dapat memicu permusuhan. 

2.       Unsur-unsur Pembelajaran Kooperatif
a.        Saling ketergantungan positif
Dalampembelajaran kooperatif, guru menciptakan suasana yang mendorong agar siswamerasa saling membutuhkan antarsesama. Dengan saling membubuhkan antarsesama,maka mereka merasa saling ketergantungan satu sama lain. Saling ketergantungantersebut dapat dicapai melalui: (1) saling ketergantungan pencapaian tujuan;(2) saling ketergantungan dalam menyelesaikan pekerjaan; (3) ketergantunganbahan atau sumber untuk menyelesaikan pekerjaan; (4) saling ketergantunganperan. 

b.       Interaksi tatap muka
Interaksitatap muka menuntut para siswa dalam kelompok dapat saling bertatap mukasehingga mereka dapat melakukan dialog, tidak hanya dengan guru, tetapi jugadengan sesama siswa. Dengan interaksi tatap muka, memungkinkan para siswa dapatsaling menjadi sumber belajar, sehingga sumber belajar menjadi variasi. Denganinteraksi ini diharapkan akan memudahkan dan membantu siswa dalam mempelajarisuatu materi atau konsep.  

c.        Akuntabilitas individual
Meskipunpembelajaran kooperatif menampilkan wujudnya dalam belajar kelompok, tetapipenilaian dalam rangka mengetahui tingkat penguasaan siswa terhadap suatumateri pelajaran dilakukan secara individual. Hasil pembelajaran individualtersebut selanjutnya disampaikan oleg guru kepada kelompok agar semua anggota kelompokmengetahui siapa anggota kelompok yang memerluka bantuan dan siapa anggotakelompok yang dapat menberika bantuan. Nilai kelompok didasarkan atas rata-ratahasil belajar semua anggotanya, oleh karena itu tiap anggota kelompok harusmemberika kontribusi demi keberhasilan kelompok. Penilaian kelompok yangdidasarkan atas rata-rata penguasaan semua anggota kelompok secara individualinilah yang dimaksud dengan akuntabilitas individual.  

d.       Keterampilan menjalin hubungan antarpribadi
Melaluipembelajaran kooperatif akan menumbuhkan keterampilan menjalin hubunganantarpribadi. Hal ini dikarenakan dalam pembelajaran kooperatif menekankanaspek-aspek: tenggang rasa, sikap sopan terhadap teman, mengkritik ide danbukan mengkritik orangnya, berani mempertahankan pikiran logis, tidakmendominasi orang lain, mandiri, dan berbagai sifat positif lainnya.

Sedangkanmenurut muslimin Ibrahim, dan kawan-kawan (2000), unsur-unsur pembelajarankooperatif adalah: (1) siswa dalam kelompoknya haruslah beranggapan bahwa mereka“sehidup sepenanggungan bersama”; (2) siswa bertanggungjawab atas segalasesuatu di dalam kelompoknya; (3) siswa haruslah melihat bahwa semua anggota didalam kelompoknya memiliki tujuan yang sama; (4) siswa haruslah membagi tugasdan tanggungjawab yang sama di antara anggota kelompoknya; (5) siswa akandikenakan evaluasi atau diberikan hadiah/penghargaan yang juga akan dikenakanuntuk semua anggota kelompok; (6) siswa berbagi kepemimpinan dan merekamembutuhkan keterampilan untuk belajar bersama; (7) siswa akan dimintamempertanggungjawabkan secara individual materi yang ditangani dalam kelompokkooperatif.


0 komentar:

Posting Komentar

PENTING!
Komentar Sobat Menjadi Jalan Bagi Saya Untuk Mengunjungi Blog Sobat