Sisi Lain

Food & Drink Blogs
Diberdayakan oleh Blogger.

18 Mar 2012

| 5 komentar
Sobat Blogger,,, Kali ini saya akan share sedikit info tentang seorang Mahasiswa jurusan filsafat yang masih berumur 20 tahun mendirikan sebuah Agama yang diberi mana Kopimisme atau Gereja Kopimisme. Tak tanggung-tanggung, kopimisme yang dia anggap sebagai agama, telah didaftarkan dan telah diakui sebagai agama baru oleh pemerintah Swedia. Hal inilah yang kemudian membuat saya tertarik untuk menulis artikel dengan judul Kopimisme Komunitas Pembajak Informasi Atas Nama Agama.

Sesuai dengan namanya, agama kopimisme hanya mengkopi dan menyebarkan hasil kopiannya. Menurut ajaran kopimisme, tidak ada istilah copyright. 

Menurut Isak Gerson (pemuka dan sekaligus pendiri Kopimisme) bahwa semua informasi adalah sesuatu yang suci, dan aktivitas menggandakan dan menyebarkannyapun adalah sesuatu yang suci. Lebih lanjut Isak menganggap bahwa informasi tidak memiliki kehidupan  sehingga sangat mungkin untuk dilupakan, sehingga harus digandakan untuk melestarikannya.

Saya secara pribadi berpendapat bahwa, kipomisme hanyalah sebuah komunitas atau Forum online, dan menyebut menyebut kopimisme sebagai agama hanya upaya untuk mendongkrak popularis Kopimisme. Dan bisa dibayangkan, bagaimana jika Agama ini ada di Indonesia. Pasti pengikutnya akan menjadi musuh bersama.

Sebuat pertanyaan untuk Sobat yang membaca tulisan ini. Apakah sobat menyetujui, jika artikel yang sobat tulis di Web/Blog sobat, dicopy dan paste oleh orang lain?

5 komentar:

  1. hemmm mantaap tuch.........
    biarlah semua ajaran dijiplak
    dan harapan saya m,enjiplak yang bagus-bagus saja

    BalasHapus
  2. @Kholil Al Qusyairiiya mas, tapi klo ngejiplak harus tetap tau diri.

    BalasHapus
  3. Terus kalian mendukung mereka sebagai penganut agama baru yang suka menjiplak agama orang? Kalo seumapama mereka menjiplak agama islam terus ujung ujungnya menjelek-jelekan islam, kalian terima? Mikir pake otak, dia bukan tuhan nyiptain agama sendiri!!!

    BalasHapus
  4. Mereka bukan tuhan jadi gak perlu ada agama baru lagi! Agama nya itu orang aja belum bener udah mau nyiptain agama baru aja! Dasar musyrik!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Febriansyah Perdana, kebawa emosional tuh. Yang jelas saya bukan bagian dari kopimisme, hehehe

      Hapus

PENTING!
Komentar Sobat Menjadi Jalan Bagi Saya Untuk Mengunjungi Blog Sobat